https://mand-ycmm.org/index.php/eatij/issue/feedEngineering and Technology International Journal2026-07-19T13:38:06+00:00Sholihul Abidincendikiamuliamandiri@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Helvetica, sans-serif;">Engineering And Technology International Journal (EATIJ) is a scientific journal published by the Cendikia Mulia Mandiri Foundation for the development of publications for researchers in the field of Engineering and Technology in Indonesia, and as a means of publishing research results and sharing the development of engineering science and technology. which have never been published before in the form of research or applied research articles, articles related to technological developments and management used in the industrial world. All submitted articles will go through a 'peer-review process' after meeting the requirements according to the article writing guidelines. This journal is published every four months, namely in March, July and November.</span></p> <p><span style="font-family: helvetica; font-size: small;"><strong>E - ISSN : 2714-755X<br />Prefix DOI : 10.556442<br />Editor Jurnal Engineering and Technology International Journal (EATIJ)<br /></strong></span><span style="font-family: helvetica; font-size: small;"><strong><span style="color: #5f6368; font-family: Roboto, RobotoDraft, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: nowrap; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; display: inline !important; float: none;"><strong style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder; color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: helvetica; font-size: small; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;">Frequency 3 Issue in 1 Years<br />Published : Vol.1 ( Maret ) - Vol.2 ( Juli ) - Vol.3 ( Nopember )<br /><br /></strong></span></strong></span></p>https://mand-ycmm.org/index.php/eatij/article/view/1312Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Min - Max Dan EOQ Pada PT. XYZ 2026-06-08T17:17:31+00:00Khairunnisarunnieadinegara@gmail.comJohana SM Purbajohanasima@gmail.comIsmailismail.rco69@gmail.com<p><em><span style="font-weight: 400;">Mencapai keseimbangan persediaan yang optimal sering kali dihadapkan pada tantangan dilematis antara risiko kekurangan stok (stockout) dan kelebihan stok (overstock). Ketidakpastian pemenuhan kebutuhan ini dipicu oleh fluktuasi permintaan pasar yang dinamis serta ketidakstabilan waktu tunggu (lead time) pengiriman dari pihak pemasok. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan metode min - max maka perusahaan dapat menghemat biaya sebesar Rp.59.171.101, dan jika perusahaan ingin menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) maka, perusahaan dapat menghemat biaya sebesar Rp.55.037.184, jadi berdasarkan analisis diatas maka dapat kita simpulkan bahwa metode min – max dapat menjadi sebuah solusi dalam permasalahan yang dihadapi perusahaan berdasarkan hasil, metode ini memiliki biaya inventory yang terkecil yaitu sebesar Rp.27.794.099 / tahunnya artinya layak untuk diterapkan di perusahaan nantinya.</span></em></p>2026-07-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Engineering and Technology International Journalhttps://mand-ycmm.org/index.php/eatij/article/view/1353Pengaruh Rasio Diameter Pulley Terhadap Putaran Generator Pada Turbin Angin Savonius Untuk Pengisian BateraI 12V 50Ah 2026-07-16T06:58:34+00:00Wisnu Widi Atmokowidiatmokowisnu@yahoo.comCahyo WibowoCahyowibowoo@mputantular.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi rasio diameter pulley terhadap putaran generator dan arus pengisian baterai 12V 50Ah pada turbin angin Savonius. Turbin angin Savonius memiliki kelemahan pada putaran poros yang rendah sehingga diperlukan sistem transmisi pulley untuk meningkatkan putaran generator. Penelitian eksperimental ini menggunakan turbin angin Savonius dua sudu diameter 1 m, generator DC magnet permanen, dan tiga variasi rasio pulley yaitu 0,5; 0,33; dan 0,25. Pengujian dilakukan pada kecepatan angin 3–6 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio pulley 0,25 menghasilkan putaran generator tertinggi mencapai 510 rpm pada kecepatan angin 6 m/s, namun arus pengisian optimal diperoleh pada rasio 0,33 yaitu 4,2 A. Rasio 0,25 menyebabkan beban berlebih sehingga efisiensi menurun. Kesimpulan: rasio diameter pulley terbaik untuk pengisian baterai 12V 50Ah adalah 0,33. Penelitian ini memberikan rekomendasi desain sistem transmisi pada turbin angin skala kecil.</p>2026-07-16T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Engineering and Technology International Journalhttps://mand-ycmm.org/index.php/eatij/article/view/1344Rancang Bangun dan Uji Kinerja Prototipe Turbin Angin Savonius 3 Sudu dengan Transmisi Sabuk-V untuk Pengisian Baterai 12V 35 Ah Berbasis Kondisi Angin di DKI Jakarta2026-07-07T23:39:03+00:00Muftialawymuftialawy51@gmail.comCahyo WibowoCahyowibowoo@mputantular.ac.idBayu Aska cwibow007@gmail.com<p>Kebutuhan energi listrik di wilayah perkotaan seperti DKI Jakarta terus meningkat, sementara ketergantungan pada bahan bakar fosil menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji kinerja prototipe turbin angin sumbu vertikal tipe Savonius 3 sudu dengan sistem transmisi sabuk-V untuk aplikasi pengisian baterai 12V 35 Ah berdasarkan karakteristik kecepatan angin rendah hingga sedang (3–7 m/s) di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental rancang bangun dengan pendekatan kuantitatif. Prototipe dirancang dengan diameter rotor 500 mm dan tinggi 1000 mm. Sistem transmisi menggunakan pulley dengan rasio 2,4:1 (pulley penggerak berdiameter 120 mm dan pulley digerakkan berdiameter 50 mm) serta V-belt tipe A. Generator yang digunakan adalah generator magnet permanen (PMG) 12–24V DC dan baterai target berkapasitas 12V 35 Ah tipe VRLA. Pengujian dilakukan pada tiga variasi kecepatan angin (3 m/s, 5 m/s, dan 7 m/s) menggunakan blower industri. Parameter yang diukur meliputi kecepatan putaran turbin dan generator (RPM), torsi poros, tegangan dan arus pengisian, daya listrik output, serta waktu pengisian baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe mampu beroperasi pada kecepatan angin 3 m/s dengan daya listrik 2,1 watt dan mencapai daya maksimum 24,7 Watt pada kecepatan angin 7 m/s. Sistem transmisi sabuk-V berhasil meningkatkan putaran generator sebesar 2,4 kali putaran turbin. Waktu pengisian baterai dari kondisi 50% State of Charge (SoC) hingga 80% SoC adalah 19,6 jam pada kecepatan angin rata-rata 5 m/s. Prototipe ini terbukti layak sebagai alternatif sumber energi listrik skala kecil untuk wilayah perkotaan dengan kecepatan angin rendah.</p>2026-07-08T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Engineering and Technology International Journalhttps://mand-ycmm.org/index.php/eatij/article/view/1354Perancangan dan Analisis Komparatif Kinerja Generator DC dengan Alternator Mobil pada Turbin Angin Savonius Putaran Rendah2026-07-19T13:38:06+00:00Susilo SyaifiSusilosyaifi34@gmail.comCahyo WibowoCahyowibowoo@mputantular.ac.idBayucwibow007@gmail.com<p>Indonesia memiliki potensi energi angin sebesar 154,6 GW, namun pemanfaatannya masih sangat rendah (<0,1%) karena kecepatan angin rata-rata yang rendah (3–6 m/s) (Alqodri et al., 2015)–[3]. Kondisi ini memerlukan turbin angin Savonius yang mampu beroperasi pada putaran rendah (50–300 rpm) dengan generator yang sesuai [4], [5]. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis secara komparatif kinerja generator DC magnet permanen (PMDC) dengan alternator mobil pada turbin Savonius putaran rendah berdasarkan parameter tegangan, arus, daya, dan efisiensi. Metode eksperimen laboratorium menggunakan turbin Savonius dua sudu (D=40 cm, H=50 cm), generator DC 12V PMDC, alternator mobil 12V, variasi putaran 50–300 rpm (6 level), dan beban resistif tetap 10 Ω. Pengukuran dilakukan sebanyak 3 kali ulangan untuk setiap kondisi. Data dianalisis secara deskriptif komparatif dengan membandingkan karakteristik keluaran kedua generator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generator DC menghasilkan tegangan yang lebih tinggi dan linear terhadap putaran dengan persamaan E = 0,038·n (V), sedangkan alternator memerlukan putaran <em>cut-in</em> minimum 180 rpm sebelum menghasilkan tegangan bermakna. Daya maksimum generator DC mencapai 8,64 W pada 300 rpm dengan efisiensi 58,2%, sementara alternator hanya mencapai 2,16 W dengan efisiensi 31,4% pada putaran yang sama. Secara keseluruhan, generator DC unggul pada seluruh rentang putaran yang diuji dengan rata-rata efisiensi 52,3% dibandingkan alternator 28,6%. Kesimpulan penelitian ini adalah generator DC PMDC lebih efektif digunakan pada turbin angin Savonius putaran rendah karena responsif tanpa eksitasi eksternal, efisiensi lebih tinggi 23,7%, dan tidak memerlukan sistem transmisi tambahan. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis bagi pengembangan pembangkit listrik tenaga angin skala kecil di wilayah dengan potensi angin rendah di Indonesia.</p>2026-07-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Engineering and Technology International Journal