https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)2026-06-08T09:05:32+00:00Sholihul Abidincendikiamuliamandiri@gmail.comOpen Journal Systems<p><span class="Apple-style-span"><strong>JPMM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri </strong>merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Mandiri. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat pada bidang Pendidikan, Sosial, Ekonomi dan Bisnis, Pengembangan SDM, Teknologi, Teknik, Bahasa, Agama, Kesehatan dan Olahraga. <br /></span><br /><strong>E - ISSN : 2964-2795<br />Prefix DOI : 10.556442<br /></strong><strong>Editor Jurnal <span class="Apple-style-span">Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)</span><br />Jumlah Terbitan 2 kali dalam 1 Tahun<br /></strong><strong>Waktu Terbit : DESEMBER & JUNI<br /></strong></p>https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1309Stop Pinjol Ilegal Edukasi Masyarakat Urban tentang Risiko Hutang Online dan Alternatif Keuangan Sehat 2026-06-06T13:01:28+00:00Intan Rahma Saridosen02419@unpam.ac.idSri Putri Winingrum W.Adosen02433@unpam.ac.idMuliyanidosen00576@unpam.ac.id<p>Meningkatnya penggunaan layanan pinjaman online (pinjol) di masyarakat urban memberikan kemudahan akses pembiayaan, namun juga memunculkan berbagai risiko, terutama akibat maraknya praktik pinjaman online ilegal. Rendahnya literasi keuangan dan tingginya kebutuhan konsumtif menjadi faktor yang mendorong masyarakat terjebak dalam hutang online dengan bunga tinggi, denda berlipat, serta ancaman penyalahgunaan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program edukasi "Stop Pinjol Ilegal" dalam meningkatkan pemahaman masyarakat urban mengenai risiko hutang online dan pentingnya alternatif keuangan yang sehat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pelaksanaan sosialisasi, penyuluhan, dan diskusi interaktif kepada peserta dari berbagai kelompok masyarakat perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mampu meningkatkan pengetahuan peserta tentang ciri-ciri pinjol ilegal, dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan, serta strategi pencegahan terhadap praktik pinjaman yang merugikan. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai alternatif keuangan sehat, seperti pengelolaan anggaran, budaya menabung, penggunaan layanan keuangan legal, dan perencanaan keuangan jangka panjang. Program edukasi ini terbukti berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran masyarakat untuk mengambil keputusan finansial yang lebih bijak. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai risiko pinjaman online dan penguatan literasi keuangan perlu terus dilakukan guna menciptakan masyarakat yang lebih tangguh secara ekonomi.</p>2026-06-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1311Hibridisasi Visual Kontemporer-Nuansa Lokal dalam Desain Kolase Digital Remaja sebagai Strategi Revitalisasi Identitas Budaya Maros2026-06-08T09:05:32+00:00Sukarman Bsukarmanb@unm.ac.idSri Riski Wulandarisri.riski.wulandarii@unm.ac.idBaso Indra Wijaya Azizbaso.indra.wa@unm.ac.idRahmat Kurniawanrahmat.kurniawan@unm.ac.idNurul Fadhillah S nurul.fadhillah@unm.ac.id<p>Kearifan lokal Maros, Sulawesi Selatan, memiliki kekayaan visual yang berpotensi besar untuk direvitalisasi melalui medium desain digital kontemporer. Namun, tanpa jembatan yang tepat antara estetika tradisional dan selera estetika generasi muda masa kini, potensi tersebut terancam kehilangan relevansi. Artikel ini memaparkan hasil analisis estetika dan proses penciptaan 30 karya desain kolase digital yang dihasilkan remaja di Kelurahan Bontoa, Kabupaten Maros, dalam rangka program pengabdian kepada masyarakat berbasis pelatihan. Karya-karya tersebut merupakan produk dari pelatihan teknik hibridisasi visual yang mengombinasikan gaya visual kontemporer Gen Z (Y2K, pop-art, scrapbook, Dadaism) dengan elemen identitas lokal Maros dan Sulawesi Selatan yaitu siluet perahu Jolloro', Aksara Lontara, baju adat, rumah adat, lanskap Karst Rammang-Rammang dan Leang-Leang, serta kupu-kupu Bantimurung. Analisis kualitatif terhadap 30 karya serta wawancara semi formal pra dan pasca pelatihan mengungkapkan bahwa, (1) elemen lokal yang paling banyak diintegrasikan adalah Aksara Lontara sebagai elemen tipografi, (2) siluet Jolloro', baju adat, rumah adat, kupu-kupu, dan karst sebagai elemen ikonik; (3) peserta secara spontan menunjukkan kreativitas tinggi dalam menafsirkan ulang elemen lokal ke dalam vokabuler visual kontemporer, memunculkan hibridisasi visual; (4) proses kreatif hibridisasi menghasilkan peningkatan signifikan rasa bangga peserta terhadap identitas budaya Maros. Temuan ini mengusulkan bahwa teknik kolase digital hibrida merupakan strategi efektif untuk mempertemukan warisan budaya dengan selera estetika kontemporer dalam ekosistem kreasi digital anak muda.</p>2026-06-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1310Pemasaran Syariah Produk Kreatif Santri Dalam Mencapai Kemandirian Ekonomi 2026-06-08T03:07:14+00:00R.Mohd Zam Zamidosen13868@unpam.ac.idKhotimatus Sadiyahdosen02232@unpam.ac.idWiwik Hasbiyahdosen00968@unpam.ac.id<p>Kegiatan santripreuner sebagai wadah para santri dalam belajar berwirausaha dan menjadi penggerak ekonomi jika didukung dengan strategi pemasaran yang tepat. Pengemasan produk yang sederhana dan kurang menarik, Tidak adanya sertifikasi label halal produk, Jangkauan pasar digital yang masih rendah, serta kurangnya literasi ekonomi syariah menjadi masalah utama dalam pemasaran produk santri di yayasan Al-Kamilah. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat oleh tim dosen ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan serta memberdayakan dan meningkatkan kemandirian ekonomi melalui penerapan strategi pemasaran syariah yang tepat pada produk kreatif santri. Pengabdian dilaksanakan di bulan April 2026 oleh tim dosen Prodi Akuntansi Universitas Pamulang dengan melibatkan 25 peserta di yayasan Al-Kamilah Depok Jawa Barat. Metode pengabdian dengan wawancara, penyuluhan dan pendampingan guna mengembangkan SDM melalui rangkaian kegiatan yang terencana. Hasil Pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukan strategi pemasaran syariah dapat dijalankan dengan baik melalui penerapan akad-akad syariah dalam transaksi perdagangan untuk membangun kepercayaan konsumen, inovasi produk melalui pembuatan logo pada produk kreatif keripik pisang kepok Al-Kamilah, Digital santripreuner melalui pemanfatan teknologi digital baik sebagai wadah promosi maupun jangkauan pasar yang lebih luas, keikutsertaan dalam pelatihan kewirausahaan, Data base pelanggan atau pembeli guna perbaikan (testimoni) dan pemasaran lanjutan.</p>2026-06-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)