Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm
<p><span class="Apple-style-span"><strong>JPMM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri </strong>merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Mandiri. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat pada bidang Pendidikan, Sosial, Ekonomi dan Bisnis, Pengembangan SDM, Teknologi, Teknik, Bahasa, Agama, Kesehatan dan Olahraga. <br /></span><br /><strong>E - ISSN : 2964-2795<br />Prefix DOI : 10.556442<br /></strong><strong>Editor Jurnal <span class="Apple-style-span">Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)</span><br />Jumlah Terbitan 2 kali dalam 1 Tahun<br /></strong><strong>Waktu Terbit : DESEMBER & JUNI<br /></strong></p>Yayasan Cendikia Mulia Mandirien-USJurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)2964-2795Pengembangan Biopestisida Asap Cair Berbasis Limbah Sabut Kelapa melalui Pendekatan Kewirausahaan Agribisnis: Studi Kelayakan Usaha di Kabupaten Bondowoso
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1241
<p><em>This community service activity aimed to develop a liquid biopesticide product derived from coconut coir waste and to assess its business feasibility through an agribusiness entrepreneurship approach. The program was conducted at P4S Bintang Tani Sejahtera, Bondowoso Regency, during a field internship period using participatory methods, including observation, hands-on practice, interviews, and literature review. The production process employed pyrolysis technology to produce liquid smoke grade 3, which was applied as an environmentally friendly biopesticide. The results indicated that the product is technically feasible for pest control in crops. Business feasibility analysis showed an R/C ratio of 1.25, a return on investment (ROI) of 2.09%, and a break-even point (BEP) below the actual production capacity, indicating that the business is financially viable. Furthermore, this activity demonstrated that coconut coir waste supports circular economy principles while increasing the added value of coconut commodities. Therefore, the program not only produced an innovative product but also provided empirical justification for waste-based agribusiness development.</em></p>Afia Zakir MaulidaAkbar Maulana Firmansyah
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-232026-06-2340210711510.55642/jpmm.v4i02.1241Pemasaran Syariah Produk Kreatif Santri Dalam Mencapai Kemandirian Ekonomi
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1310
<p>Kegiatan santripreuner sebagai wadah para santri dalam belajar berwirausaha dan menjadi penggerak ekonomi jika didukung dengan strategi pemasaran yang tepat. Pengemasan produk yang sederhana dan kurang menarik, Tidak adanya sertifikasi label halal produk, Jangkauan pasar digital yang masih rendah, serta kurangnya literasi ekonomi syariah menjadi masalah utama dalam pemasaran produk santri di yayasan Al-Kamilah. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat oleh tim dosen ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan serta memberdayakan dan meningkatkan kemandirian ekonomi melalui penerapan strategi pemasaran syariah yang tepat pada produk kreatif santri. Pengabdian dilaksanakan di bulan April 2026 oleh tim dosen Prodi Akuntansi Universitas Pamulang dengan melibatkan 25 peserta di yayasan Al-Kamilah Depok Jawa Barat. Metode pengabdian dengan wawancara, penyuluhan dan pendampingan guna mengembangkan SDM melalui rangkaian kegiatan yang terencana. Hasil Pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukan strategi pemasaran syariah dapat dijalankan dengan baik melalui penerapan akad-akad syariah dalam transaksi perdagangan untuk membangun kepercayaan konsumen, inovasi produk melalui pembuatan logo pada produk kreatif keripik pisang kepok Al-Kamilah, Digital santripreuner melalui pemanfatan teknologi digital baik sebagai wadah promosi maupun jangkauan pasar yang lebih luas, keikutsertaan dalam pelatihan kewirausahaan, Data base pelanggan atau pembeli guna perbaikan (testimoni) dan pemasaran lanjutan.</p>R.Mohd Zam ZamiKhotimatus SadiyahWiwik Hasbiyah
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-062026-06-0640291410.55642/jpmm.v4i02.1310Mengoptimalkan E-Commerce untuk Pertumbuhan UMKM Lokal
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1313
<p>Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam struktur ekonomi nasional, namun sering menghadapi tantangan signifikan seperti rendahnya literasi digital dan persaingan algoritma yang ketat di era digital. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (PMKM) ini bertujuan untuk meneliti dan menerapkan strategi optimasi e-commerce untuk meningkatkan volume penjualan dan daya saing UMKM lokal di Desa Pengasinan. Metode pelaksanaannya dirancang secara sistematis melalui tiga tahap utama: transfer pengetahuan (presentasi materi ekosistem digital dan SEO sederhana), pendampingan intensif satu lawan satu (onboarding toko di platform Shopee dan Tokopedia), dan lokakarya evaluasi kinerja toko berbasis analisis data. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Mei 2026, di Desa Pengasinan dengan partisipasi aktif masyarakat dan pengurus kelurahan setempat. Hasil program menunjukkan dampak positif yang signifikan: pemahaman peserta tentang fitur komersial dan strategi navigasi platform meningkat sebesar 85%. Selain itu, 90% aktor berhasil membuka toko resmi dengan visualisasi produk yang terstandarisasi, yang berkontribusi pada pertumbuhan rata-rata volume transaksi aktual mitra sebesar 25% hingga 40% setelah empat minggu beroperasi. Diskusi berbasis solusi dan sesi refleksi mandiri juga berhasil mengatasi tantangan psikologis dan memicu komitmen jangka panjang di kalangan warga untuk mengelola bisnis digital mereka secara mandiri. Kesimpulannya, mikroskopi platform digital melalui metode interaktif telah terbukti efektif dalam mempercepat kesiapan digital UMKM pedesaan untuk mendukung penguatan ekonomi nasional.</p>SelvyErlina Marito PanjaitanMaikel SyahputraWilliam Teofilus Hia
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-112026-06-11402212710.55642/jpmm.v4i02.1313Pengembangan SIAPIK dalam Efisiensi Laporan Keuangan
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1315
<p>Kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (PMKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa/i SMK kelas XI Akuntansi mengenai pemanfaatan SIAPIK sebagai sarana pencatatan dan penyusunan laporan keuangan UMKM yang lebih efisien. Menurut Bank Indonesia, SIAPIK merupakan aplikasi pencatatan informasi keuangan yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM melakukan pembukuan secara sederhana, terstruktur, dan digital sehingga laporan keuangan dapat disusun lebih cepat dan akurat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya UMKM yang belum melakukan pencatatan keuangan secara tertib, sehingga kesulitan mengetahui laba, arus kas, dan perkembangan usaha. Melalui penyuluhan kepada siswa/i SMK, peserta dibekali pengetahuan mengenai pentingnya laporan keuangan bagi UMKM, manfaat digitalisasi pencatatan, serta praktik dasar penggunaan SIAPIK sebagai alat bantu akuntansi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan tatap muka, pemaparan materi, diskusi interaktif, simulasi sederhana, kuis dalam bentuk game, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa/i lebih memahami peran SIAPIK dalam meningkatkan efisiensi pencatatan dan pelaporan keuangan UMKM, serta memiliki minat untuk membantu masyarakat sekitar dalam menerapkan pencatatan keuangan yang lebih baik. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan literasi keuangan sejak dini dan membentuk generasi muda yang peduli terhadap pengelolaan keuangan usaha kecil. </p>Alfi’ah Difa Alama’UdahArifatun SyahfitriSalsa Adelia ShofiTubagus Abid MangkuprawiraIntan Rahma Sari
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-112026-06-11402344210.55642/jpmm.v4i02.1315Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Teknologi Dalam Pencatatan Keuangan Sederhana
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1317
<p>Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola aspek ekonomi, khususnya pencatatan keuangan sederhana. Masih banyak pelaku usaha kecil maupun masyarakat umum yang belum menerapkan pencatatan keuangan secara teratur karena keterbatasan pengetahuan serta kurangnya pemahaman terhadap penggunaan teknologi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana dengan memanfaatkan teknologi digital.</p> <p>Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan penggunaan aplikasi atau media digital dalam pencatatan keuangan. Melalui pemanfaatan teknologi, masyarakat dapat melakukan pencatatan pemasukan, pengeluaran, serta pengelolaan keuangan secara lebih mudah, efektif, dan efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pencatatan keuangan dan membantu menciptakan pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur. Dengan demikian, penggunaan teknologi dalam pencatatan keuangan sederhana diharapkan dapat mendukung peningkatan kemampuan ekonomi dan kemandirian masyarakat.</p>Puan MaharaniSiti Ainun MardiyahIra MelianaMercy VeliyanaIntan Rahma Sari
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-112026-06-11402435010.55642/jpmm.v4i02.1317Tax gen z: Program Edukasi Pajak Pintar bagi Generasi Z dalam Meningkatkan Literasi dan Kesadaran Perpajakan untuk Mendukung Indonesia Cemerlang
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1319
<p>Optimalisasi Pemahaman Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 dan Penyesuaian Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) bagi Siswa/I SMK Letris Indonesia 1, yang berlokasi Di Jl. Jombang Raya No.39, Jombang, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15414. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 merupakan pilar penting dalam penerimaan negara, namun kompleksitas perhitungannya seringkali menjadi kendala bagi wajib pajak orang pribadi. Perubahan regulasi mengenai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) serta pengenalan tarif efektif rata-rata (TER) terbaru menambah tantangan dalam pelaporan pajak yang akurat. Penelitian/Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman serta memberikan edukasi mengenai mekanisme perhitungan PPh 21 yang sesuai dengan aturan Direktorat Jenderal Pajak terbaru.</p> <p>Metode yang digunakan adalah Metode, misal: deskriptif kualitatif dengan teknik sosialisasi dan pendampingan/pelatihan perhitungan mandiri]. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan literasi perpajakan peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar subjek riset masih mengalami kekeliruan dalam menentukan kategori PTKP yang sesuai dengan status perkawinan dan tanggungan, yang berdampak pada kesalahan pemotongan pajak.</p>Fahzan Aqila Haya RKanabilah Ayudia SalsabillaPriscila Bita Putri ManuhutuIntan Rahma Sari
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-112026-06-11402657110.55642/jpmm.v4i02.1319Edukasi Undang-Undang Perlindungan Konsumen di Kalangan Milenial
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1321
<p>Perkembangan ekonomi digital telah mendorong peningkatan transaksi melalui platform e-commerce dan layanan digital yang didominasi oleh generasi milenial. Namun, tingginya aktivitas transaksi digital belum diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai hak dan kewajiban konsumen sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Rendahnya literasi hukum menyebabkan banyak konsumen muda mengalami kerugian akibat ketidaksesuaian produk, penyalahgunaan data pribadi, klausula baku yang merugikan, serta berbagai praktik bisnis yang tidak transparan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum para santri Yayasan Al Kamilah Sawangan Depok mengenai perlindungan konsumen di era digital. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, sosialisasi, diskusi interaktif, dan pendampingan terkait hak dan kewajiban konsumen, keamanan data pribadi, serta mekanisme penyelesaian sengketa konsumen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hak-hak konsumen, pentingnya literasi digital, serta kemampuan untuk mengenali dan menghindari praktik perdagangan yang merugikan. Program ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang lebih kritis, cerdas, dan berdaya dalam menghadapi berbagai tantangan transaksi digital sehingga tercipta ekosistem perdagangan yang lebih adil dan berkelanjutan.</p>Evita Vibriana WulandariHaryonoSugeng Samiyono
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-112026-06-11402798410.55642/jpmm.v4i02.1321Pelatihan Customer Relationship Management Jenjang III Bidang Kewirausahaan Industri
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1323
<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penerapan Customer Relationship Management (CRM) pada Jenjang III Bidang Kewirausahaan Industri di Universitas Potensi Utama. CRM merupakan salah satu strategi penting dalam dunia usaha yang berfokus pada pengelolaan hubungan pelanggan untuk meningkatkan kepuasan, loyalitas, dan keberlanjutan bisnis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi, studi kasus, dan simulasi praktik yang dirancang untuk memberikan pemahaman teoritis sekaligus pengalaman praktis kepada peserta. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar CRM, strategi membangun hubungan pelanggan, komunikasi bisnis yang efektif, pelayanan prima, penanganan keluhan konsumen, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan pelanggan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami serta menerapkan konsep CRM pada aktivitas kewirausahaan. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan dan semakin menyadari pentingnya menjaga hubungan baik dengan pelanggan sebagai faktor penentu keberhasilan usaha. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang profesional, kompetitif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Dengan demikian, pelatihan CRM dapat menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung pengembangan kewirausahaan industri yang berkelanjutan.</p>Abdul AzizSiti AisyahMuhammad HabibieArifa PratamiRiadi
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-152026-06-15402909610.55642/jpmm.v4i02.1323Edukasi Bijak Mengelola Keuangan Ditengah Tren Paylater dan E-Commerce Pada Siswa SMK
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1333
<p>Pesatnya perkembangan teknologi <em>e-commerce</em> dan fitur pembayaran digital <em>paylater</em> telah mengubah perilaku konsumsi remaja, tidak terkecuali para siswa di sekolah menengah kejuruan (SMK). Kemudahan akses belanja daring ini sering kali memicu perilaku konsumtif jika tidak dibarengi dengan literasi keuangan dan jiwa kewirausahaan yang memadai. Kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan yang bijak sekaligus mengarahkan siswa agar mampu memanfaatkan platform digital secara produktif.</p> <p>Metode pelaksanaan PKM yang digunakan adalah sosialisasi materi mengenai manajemen anggaran dan skala prioritas, serta penyuluhan mengenai penggunaan layanan <em>paylater</em> secara bijak dan pemanfaatan platform <em>e-commerce</em> untuk membuka peluang usaha (<em>digital entrepreneurship</em>). Evaluasi keberhasilan kegiatan dinilai berdasarkan tingkat kehadiran, keaktifan, serta antusiasme interaksi siswa selama sesi tanya jawab dan diskusi.</p> <p>Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa sosialisasi ini berjalan dengan sangat interaktif dan disambut baik oleh mitra. Melalui sosialisasi ini, siswa SMK Sasmita Jaya 1 mendapatkan pemahaman baru mengenai risiko jangka panjang dari jebakan utang digital serta pentingnya mengontrol dorongan belanja impulsif. Selain itu, materi mengenai peluang usaha berhasil membuka wawasan siswa untuk mengubah pola pikir dari sekadar konsumen pasif menjadi pelaku usaha digital yang produktif. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter finansial siswa yang lebih cerdas, bijak, dan mandiri di era digital.</p>Bagas PrakosoM.Yusuf Amrila PratamaRifki Naufal IksanRiska Septianzah
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-262026-06-2640211612310.55642/jpmm.v4i02.1333Penanaman Mangrove Sebagai Upaya Pelestarian Ekosistem Pesisir melalui Program "Save Mangrove" di Segara Ayu
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1340
<p>Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, mencegah abrasi, menyerap karbon, serta menjadi habitat berbagai biota laut. Namun, tekanan akibat aktivitas manusia dan perubahan lingkungan menyebabkan perlunya upaya konservasi yang melibatkan partisipasi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat terhadap pelestarian ekosistem pesisir melalui Program <em>Save Mangrove</em> di Segara Ayu. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pengelola kawasan, penyuluhan mengenai fungsi ekologis mangrove, demonstrasi teknik penanaman, praktik penanaman mangrove secara bersama-sama, dan evaluasi kegiatan. Program melibatkan masyarakat, mahasiswa, dosen, serta relawan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti penyuluhan maupun praktik penanaman mangrove. Selain meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya konservasi pesisir, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian lingkungan serta keberlanjutan pelestarian ekosistem mangrove di kawasan Segara Ayu.</p>I Gusti Ayu TirtayaniKetut Tanti KustinaI G. A. Desy ArlitaI Gst. Ayu Wirati Adriati
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-302026-06-3040213013410.55642/jpmm.v4i02.1340Pelatihan Akuntansi Sederhana Untuk Meningkatkan Kemampuan Pengelolaan Keuangan Pada Karyawan Eddy Motor Singaraja
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1342
<p>Pelaku usaha di bidang otomotif dituntut memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan secara tertib agar operasional usaha dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Namun demikian, masih banyak usaha yang belum menerapkan pencatatan keuangan secara sistematis sehingga menyulitkan dalam mengetahui kondisi keuangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan pencatatan akuntansi sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juni 2026 di Eddy Motor Singaraja dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas pemilik dan karyawan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, praktik penyusunan transaksi, diskusi, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar akuntansi, pencatatan transaksi, penyusunan jurnal sederhana, buku kas, serta laporan laba rugi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami pentingnya pencatatan keuangan dan mampu menyusun pencatatan transaksi harian secara sederhana. Antusiasme peserta selama pelatihan juga menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat praktis dalam mendukung pengelolaan keuangan usaha yang lebih baik.</p>Ida Bagus Teddy PriantharaAgus Fredy Maradona
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-302026-06-3040214114410.55642/jpmm.v4i02.1342Edukasi Penerapan Posisi Semi Fowler Sebagai Upaya Mengurangi Sesak Napas Pada Pasien Dyspnea Di Bangsal Tulip RSUD DR. Soeratno Gemolong
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1346
<p>Dyspnea merupakan kondisi sesak napas yang sering dialami pasien dengan gangguan sistem pernapasan maupun penyakit kardiopulmoner dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan, peningkatan frekuensi napas, penggunaan otot bantu pernapasan, serta gangguan aktivitas dan istirahat. Di RSUD Dr. Soeratno Gemolong masih ditemukan pasien yang mengalami dyspnea dengan keluhan sesak napas, sementara pengetahuan pasien dan keluarga mengenai tindakan nonfarmakologis, khususnya penerapan posisi semi Fowler, masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai manfaat dan cara penerapan posisi semi Fowler sebagai upaya membantu mengurangi sesak napas serta meningkatkan kenyamanan pasien selama menjalani perawatan. Metode yang digunakan meliputi pemberian edukasi kesehatan melalui penyuluhan menggunakan media poster yang memuat pengertian, manfaat, waktu penerapan, dan langkah-langkah posisi semi Fowler, disertai demonstrasi penerapan posisi yang benar. Posisi semi Fowler dengan kemiringan sekitar 45° membantu meningkatkan pengembangan paru-paru melalui pengaruh gaya gravitasi sehingga dapat memperbaiki pola pernapasan dan menurunkan beban kerja pernapasan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman pasien dan keluarga mengenai penerapan posisi semi Fowler, meningkatnya kemampuan dalam menerapkan posisi tersebut secara mandiri, serta meningkatnya kenyamanan pasien melalui berkurangnya keluhan sesak napas selama perawatan. Edukasi kesehatan mengenai posisi semi Fowler diharapkan menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif, sederhana, dan mudah diterapkan untuk mendukung keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien dengan dyspnea.</p>Amalia Arifatul DiktinaAfrah Hasna FadhilahHusnul Khotimah
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-302026-06-3040214515110.55642/jpmm.v4i02.1346Stop Pinjol Ilegal Edukasi Masyarakat Urban tentang Risiko Hutang Online dan Alternatif Keuangan Sehat
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1309
<p>Meningkatnya penggunaan layanan pinjaman online (pinjol) di masyarakat urban memberikan kemudahan akses pembiayaan, namun juga memunculkan berbagai risiko, terutama akibat maraknya praktik pinjaman online ilegal. Rendahnya literasi keuangan dan tingginya kebutuhan konsumtif menjadi faktor yang mendorong masyarakat terjebak dalam hutang online dengan bunga tinggi, denda berlipat, serta ancaman penyalahgunaan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program edukasi "Stop Pinjol Ilegal" dalam meningkatkan pemahaman masyarakat urban mengenai risiko hutang online dan pentingnya alternatif keuangan yang sehat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pelaksanaan sosialisasi, penyuluhan, dan diskusi interaktif kepada peserta dari berbagai kelompok masyarakat perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mampu meningkatkan pengetahuan peserta tentang ciri-ciri pinjol ilegal, dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan, serta strategi pencegahan terhadap praktik pinjaman yang merugikan. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai alternatif keuangan sehat, seperti pengelolaan anggaran, budaya menabung, penggunaan layanan keuangan legal, dan perencanaan keuangan jangka panjang. Program edukasi ini terbukti berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran masyarakat untuk mengambil keputusan finansial yang lebih bijak. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai risiko pinjaman online dan penguatan literasi keuangan perlu terus dilakukan guna menciptakan masyarakat yang lebih tangguh secara ekonomi.</p>Intan Rahma SariSri Putri Winingrum W.AMuliyani
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-062026-06-064021810.55642/jpmm.v4i02.1309Hibridisasi Visual Kontemporer-Nuansa Lokal dalam Desain Kolase Digital Remaja sebagai Strategi Revitalisasi Identitas Budaya Maros
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1311
<p>Kearifan lokal Maros, Sulawesi Selatan, memiliki kekayaan visual yang berpotensi besar untuk direvitalisasi melalui medium desain digital kontemporer. Namun, tanpa jembatan yang tepat antara estetika tradisional dan selera estetika generasi muda masa kini, potensi tersebut terancam kehilangan relevansi. Artikel ini memaparkan hasil analisis estetika dan proses penciptaan 30 karya desain kolase digital yang dihasilkan remaja di Kelurahan Bontoa, Kabupaten Maros, dalam rangka program pengabdian kepada masyarakat berbasis pelatihan. Karya-karya tersebut merupakan produk dari pelatihan teknik hibridisasi visual yang mengombinasikan gaya visual kontemporer Gen Z (Y2K, pop-art, scrapbook, Dadaism) dengan elemen identitas lokal Maros dan Sulawesi Selatan yaitu siluet perahu Jolloro', Aksara Lontara, baju adat, rumah adat, lanskap Karst Rammang-Rammang dan Leang-Leang, serta kupu-kupu Bantimurung. Analisis kualitatif terhadap 30 karya serta wawancara semi formal pra dan pasca pelatihan mengungkapkan bahwa, (1) elemen lokal yang paling banyak diintegrasikan adalah Aksara Lontara sebagai elemen tipografi, (2) siluet Jolloro', baju adat, rumah adat, kupu-kupu, dan karst sebagai elemen ikonik; (3) peserta secara spontan menunjukkan kreativitas tinggi dalam menafsirkan ulang elemen lokal ke dalam vokabuler visual kontemporer, memunculkan hibridisasi visual; (4) proses kreatif hibridisasi menghasilkan peningkatan signifikan rasa bangga peserta terhadap identitas budaya Maros. Temuan ini mengusulkan bahwa teknik kolase digital hibrida merupakan strategi efektif untuk mempertemukan warisan budaya dengan selera estetika kontemporer dalam ekosistem kreasi digital anak muda.</p>Sukarman BSri Riski WulandariBaso Indra Wijaya AzizRahmat KurniawanNurul Fadhillah S
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-062026-06-06402152010.55642/jpmm.v4i02.1311Hutang Jadi Modal: Transformasi Korban Pinjol Menjadi Pengusaha Sukses melalui Koperasi Desa
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1314
<p>Fenomena meningkatnya penggunaan pinjaman online (pinjol), khususnya pinjaman ilegal, telah menimbulkan berbagai permasalahan ekonomi dan sosial di masyarakat. Banyak masyarakat yang terjebak dalam lingkaran utang akibat rendahnya literasi keuangan, tingginya kebutuhan konsumtif, serta keterbatasan akses terhadap sumber pembiayaan yang sehat. Kondisi tersebut mendorong perlunya solusi yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian utang, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya pinjaman online ilegal, memperkuat literasi keuangan, serta mendorong pemanfaatan koperasi desa sebagai sarana pembiayaan produktif dan pengembangan usaha mikro. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan, pengurangan ketergantungan terhadap pinjaman online, serta meningkatnya motivasi untuk memulai atau mengembangkan usaha melalui dukungan koperasi desa. Program ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dan mendorong pertumbuhan usaha berbasis komunitas yang berkelanjutan.</p>Endri PurnomoAgus SudiyatmokoTito Sumarsono
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-112026-06-11402283310.55642/jpmm.v4i02.1314Peningkatan Literasi Keuangan bagi Siswa SMK sebagai Bekal Kemandirian Finansial di Era Digital
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1316
<p>Literasi keuangan merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bekal untuk menghadapi tantangan kemandirian finansial di era digital. Namun, tingkat literasi keuangan di kalangan siswa masih tergolong rendah, terutama dalam hal pengelolaan keuangan pribadi, pemanfaatan layanan keuangan digital, serta pengambilan keputusan finansial yang bijak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi keuangan siswa SMK melalui edukasi yang interaktif dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, serta simulasi pengelolaan keuangan berbasis kasus nyata yang relevan dengan kehidupan siswa. Materi yang diberikan mencakup perencanaan keuangan, menabung, investasi dasar, serta penggunaan layanan keuangan digital secara aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep literasi keuangan serta perubahan sikap dalam mengelola keuangan secara lebih bijak dan terencana. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih mandiri secara finansial dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi keuangan di era digital.</p>Galih Rama DafaDefi Junita SariIntan KurniasihSaripahIntan Rahma Sari
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-112026-06-11402515710.55642/jpmm.v4i02.1316Edukasi Perpajakan dan Pengenalan Coretax sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Pajak pada Siswa SMK
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1318
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi perpajakan melalui pengenalan Coretax System kepada siswa SMK Letris Indonesia 1 sebagai bekal awal dalam menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha. Literasi pajak menjadi hal yang penting karena siswa SMK merupakan calon tenaga kerja dan wirausahawan yang nantinya akan berhadapan langsung dengan kewajiban perpajakan. Namun, masih banyak siswa yang memiliki pemahaman terbatas mengenai fungsi pajak, jenis pajak, serta perkembangan sistem administrasi perpajakan digital. Melalui kegiatan edukasi perpajakan ini, materi yang disampaikan meliputi pengertian pajak berdasarkan UU No. 28 Tahun 2007, fungsi dan manfaat pajak, jenis-jenis pajak di Indonesia, serta pengenalan Coretax sebagai sistem inti administrasi perpajakan yang terintegrasi, otomatis, dan ramah pengguna. Metode yang digunakan adalah metode langsung melalui penyuluhan tatap muka yang dikombinasikan dengan game interaktif menggunakan platform Kahoot! untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Kegiatan ini dilaksanakan melalui presentasi materi, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi pemahaman peserta melalui kuis interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya pajak dan pemanfaatan Coretax System dalam mendukung kemudahan administrasi perpajakan secara digital. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SMK dapat menjadi generasi yang lebih sadar pajak, siap menghadapi dunia kerja, serta memiliki pemahaman yang baik terhadap transformasi digital perpajakan di Indonesia.</p>Trias Elki FebriyantoArien KurnianingrumRidho MaulanaSela KusnaeniIntan Rahma Sari
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-112026-06-11402586410.55642/jpmm.v4i02.1318Sosialisasi Bahaya Perilaku Korupsi dan Peran Pelajar dalam Upaya Pencegahannya
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1320
<p>Korupsi merupakan permasalahan sistemik yang berdampak luas terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan kualitas tata kelola pemerintahan di Indonesia. Upaya pemberantasan korupsi tidak hanya dapat dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga memerlukan strategi preventif melalui pendidikan antikorupsi sejak dini. Pelajar sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam membangun budaya integritas dan mencegah berkembangnya perilaku koruptif di masa depan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai bahaya korupsi, menumbuhkan kesadaran terhadap bentuk-bentuk perilaku koruptif yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta mendorong peran aktif pelajar sebagai agen perubahan antikorupsi. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Al Kamilah Sawangan, Depok, Jawa Barat dengan metode penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan edukatif kepada santriwan dan santriwati. Materi yang diberikan meliputi pengertian korupsi, jenis-jenis korupsi, dampak korupsi bagi masyarakat dan negara, nilai-nilai integritas, serta peran pelajar dalam upaya pencegahan korupsi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai bahaya korupsi serta pentingnya penerapan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter antikorupsi pada pelajar sehingga mampu menjadi pelopor budaya integritas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.</p>Evita Vibriana WulandariHaryonoSugeng Samiyono
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-112026-06-11402727810.55642/jpmm.v4i02.1320Sustainable Financial Hero: Mencetak Generasi Cerdas Finansial yang Peduli Lingkungan melalui Edukasi Menabung Sejak Dini dan Membedakan Kebutuhan vs Keinginan pada Anak-anak SD Negeri Ciasihan 01
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1322
<p>Literasi keuangan merupakan kemampuan penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini untuk membentuk perilaku keuangan yang sehat di masa depan. Namun, masih banyak anak usia sekolah dasar yang belum memahami pentingnya menabung serta belum mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, rendahnya kesadaran lingkungan juga menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian dalam proses pendidikan karakter anak. Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SD Negeri Ciasihan 01 mengenai pentingnya menabung sejak dini, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Sustainable Financial Hero. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, permainan edukatif, diskusi interaktif, dan pembuatan celengan ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai manfaat menabung, mampu mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan dengan lebih baik, serta memahami hubungan antara perilaku hemat dengan upaya menjaga lingkungan. Program ini memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter finansial dan lingkungan pada siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, edukasi keuangan dan lingkungan sejak dini perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan generasi yang cerdas finansial, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.</p>Zaskiya Dwi PutriAfida Gian RamadaniAnin Naya Rama DarmawanAnggita Rizqi
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-112026-06-11402858910.55642/jpmm.v4i02.1322Gerakan Bye-bye Plastic Bags dan Program Bank Sampah dalam Mendukung Ekonomi Hijau
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1324
<p>Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan sosialisasi mengenai gerakan <em>bye-bye plastic bags</em> dan program bank sampah dalam mendukung ekonomi hijau. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dijalankan dengan pendekatan sosialisasi. Target pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat Indonesia yang perduli lingkungan hidup dan yang tidak perduli lingkungan hidup agar tersadarkan untuk melakukan gerakan <em>bye-bye plastic bags</em> dan program bank sampah dalam mendukung ekonomi hijau. Untuk mendukung penyampaian bahan sosialisasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibutuhkan data sekunder seperti data pemerintah, buku-buku, dan artikel jurnal terkait. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa gerakan <em>bye-bye plastic bags</em> dan program bank sampah adalah manifestasi nyata bahwa menjaga lingkungan tidak selalu berarti mengerem pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, keduanya membuktikan bahwa dengan inovasi sosial dan partisipasi aktif masyarakat, kelestarian lingkungan dapat berjalan selaras dengan penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan dan mendukung ekonomi hijau.</p>Saut Maruli Tua PandianganHeru SutapaNurul SailaImaduddin Bahtiar EfendiMusran Munizu
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-192026-06-194029710610.55642/jpmm.v4i02.1324Sosialisasi Manajemen Pemasaran Di Era Digital Marketing Pada Toko Syifa Medan
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1339
<p>Pada skala operasional toko syifa mengalami kesenjangan yang signifikan antara adopsi teknologi pemasaran dengan kapabilitas sumber daya manusia dalam menerjemahkan data besar (<em>Big data</em>) menjadi strategi yang eksekutif. Untuk mengatasi permasalahan di atas dan menerapkan metode pemasaran modern secara efektif, perusahaan atau pelaku bisnis perlu mengambil langkah-langkah perbaikan yang sistematis dan terstruktur yaitu transformasi data, segmentasi audiens, peralihan strategi konten, integrasi saluran penjualan, otomatisasi operasional pemasaran, dan evaluasi ketat berdasarkan metrik digital. Target pengabdian kepada masyarakat ini adalah seluruh masyarakat Indonesia khususnya toko syifa sendiri yang peduli dan menyadari tentang pentingnya digital marketing dalam menjalankan dunia usaha sekarang ini.</p>IsmailMarwanKhairunnisa
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-302026-06-3040212412910.55642/jpmm.v4i02.1339Peningkatan Daya Saing Produk Herbal Lokal melalui Implementasi Strategi Pemasaran Digital pada UKM Kapsul Ekstrak Cacing Tanah Di Bali
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1341
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi mitra dalam pengembangan usaha produk suplemen kesehatan berbasis bahan alami, khususnya kapsul Lumbricus rubellus. Pada tahap laporan kemajuan, kegiatan difokuskan pada koordinasi awal dan wawancara kebutuhan mitra guna memperoleh gambaran kondisi eksisting usaha, karakteristik produk, status legalitas, serta kebutuhan pengembangan yang diperlukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra telah memiliki produk kapsul Lumbricus rubellus yang terdaftar BPOM, namun masih membutuhkan pendampingan pada aspek penguatan branding, pengembangan kemasan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta pemanfaatan media digital melalui website sebagai sarana pemasaran. Kegiatan pada tahap ini telah berhasil mengidentifikasi kebutuhan utama mitra dan menyusun rencana tindak lanjut pengabdian yang lebih terarah. Diharapkan melalui pendampingan lanjutan, kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan kapasitas usaha mitra dan mendukung keberlanjutan pengembangan produk kesehatan berbasis bahan alami.</p>Gusti Ayu AghivirwiatiI Gusti Ngurah Ady KusumaI Gusti Ngurah Putra ArimbawaPutu Sauca Prima DewiSerlina Dewi Lestari
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-302026-06-3040213514010.55642/jpmm.v4i02.1341Edukasi Pengelolaan Limbah Cair Industri Batik sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan pada UMKM Kota Pekalongan
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1345
<p>Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman pelaku UMKM batik terhadap pengelolaan limbah cair yang berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan UMKM batik di Kota Pekalongan mengenai pengelolaan limbah cair industri batik. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui sosialisasi, pendampingan singkat, dan evaluasi sederhana sebelum dan sesudah kegiatan. Mitra kegiatan adalah pelaku UMKM batik yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait karakteristik limbah cair batik, dampaknya terhadap lingkungan, serta penerapan pengelolaan sederhana seperti penampungan dan pengendapan awal. Selain itu, kesadaran peserta terhadap tanggung jawab lingkungan juga meningkat. Kesimpulannya, kegiatan edukasi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan pelaku UMKM batik di Kota Pekalongan, serta menjadi langkah awal menuju praktik usaha yang lebih ramah lingkungan.</p>Fathan Mubina DewadiIbnu Abdul RosidAdinda Sekar LudwikaEdy IsmailMuhamad Emir Purdiatama
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-302026-06-3040215115910.55642/jpmm.v4i02.1345Abdimas : Wisata Sungai dan Perkemahan Setiti Watu Kali Karangnongko
https://mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1348
<p>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk memberikan pendampingan pembangunan Obyek Wisata Sungai dan Perkemahan Setiti Watu Kali serta memberikan pelatihan pengelolaan dan pemasaran dengan mengggunakan media sosial. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, dimana mitra bukanlah sebagai penerima manfaat, tetapi lebih mengedepankan dialog, sehingga tergali potensi yang ada, tercipta kemandirian, serta tumbuhnya rasa memiliki dan tanggung jawab dalam setiap program yang disusun bersama. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat menunjukkan bahwa berdasarkan identifikasi bersama, banyak ditemukan potensi yang telah diimplementasikan dalam pembangunan, penetapan icon yang menjadi keunggulan serta pemahaman pengelolaan dan pemasaran destinasi wisata menggunakan media sosial. Selain itu juga ditemukan potensi lain yang masih bisa dikembangkan, misalnya keterlibatan masyarakat sebagai kader-kader wisata dalam bentuk Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) maupun terciptanya peluang tumbuh dan berkembangnya UMKM sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Untuk lebih mengaskelerasi percepatan pertumbuhan tersebut dibutuhkan sinergisitas para pihak baik pengelola, pemerintah, akademisi atapun pihak lainnya yang terkait, sehingga pengelolaan wisata alam berbasis sungai ini tetap dapat menjaga, bahkan meningkatkan kualitas lingkungan serta terjaga keberlanjutannya.</p>Anis MarjukahAbdul HarisArif Julianto Sri NugrohoRizky Windar AmeliaDwi Wanito AmbarsariWanda Nurul Hamida
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)
2026-06-302026-06-3040216016910.55642/jpmm.v4i02.1348