Peningkatan Keterampilan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cair
DOI:
https://doi.org/10.55642/jpmm.v4i01.1271Keywords:
sabun cair; pemberdayaan masyarakat; wirausaha rumahan; keterampilan produksi; pengabdian masyarakat pesisirAbstract
Keterbatasan akses masyarakat pesisir terhadap keterampilan produksi home industry dan rendahnya diversifikasi sumber pendapatan menjadi tantangan pemberdayaan ekonomi yang perlu diatasi secara konkret. Program pengabdian kepada masyarakat oleh tim dosen ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan sabun cair berkualitas - meliputi hand soap dan body wash - sebagai alternatif usaha produktif berbasis bahan baku lokal yang terjangkau. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2025 dengan melibatkan 20 peserta dari kalangan ibu rumah tangga, pemuda, dan pelaku usaha mikro di wilayah [Nama Kelurahan], Kota Batam. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan interaktif, demonstrasi formulasi, praktik produksi langsung, serta pelatihan pengemasan dan pelabelan produk. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test tervalidasi (Cronbach's alpha = 0,83) pada lima aspek: pengetahuan bahan baku, keterampilan produksi, pemahaman formulasi dan kontrol pH, K3 higienitas, dan kemampuan pengemasan. Hasil menunjukkan rata-rata peningkatan 36,3%, dengan peningkatan tertinggi pada keterampilan proses produksi (41,1%). Uji paired samples t-test menghasilkan t = 12,35 (p < 0,001) dan Cohen's d = 0,88, mengindikasikan efektivitas yang sangat signifikan. Analisis kelayakan ekonomi menunjukkan margin keuntungan 39,3-48,6% per liter dengan ROI sebesar 100% dalam satu bulan produksi. Program merekomendasikan pembentukan kelompok usaha bersama (KUB) sebagai strategi keberlanjutan dan pengembangan varian produk.









