Hibridisasi Visual Kontemporer-Nuansa Lokal dalam Desain Kolase Digital Remaja sebagai Strategi Revitalisasi Identitas Budaya Maros

Authors

  • Sukarman B Universitas Negeri Makassar
  • Sri Riski Wulandari Universitas Negeri Makassar
  • Baso Indra Wijaya Aziz Universitas Negeri Makassar
  • Rahmat Kurniawan Universitas Negeri Makassar
  • Nurul Fadhillah S Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.55642/jpmm.v4i02.1311

Keywords:

Hibridisasi Visual; Identitas Lokal, Kolase Digital, Kearifan Lokal Maros, Desain Kontemporer, Revitalisasi Budaya.

Abstract

Kearifan lokal Maros, Sulawesi Selatan, memiliki kekayaan visual yang berpotensi besar untuk direvitalisasi melalui medium desain digital kontemporer. Namun, tanpa jembatan yang tepat antara estetika tradisional dan selera estetika generasi muda masa kini, potensi tersebut terancam kehilangan relevansi. Artikel ini memaparkan hasil analisis estetika dan proses penciptaan 30 karya desain kolase digital yang dihasilkan remaja di Kelurahan Bontoa, Kabupaten Maros, dalam rangka program pengabdian kepada masyarakat berbasis pelatihan. Karya-karya tersebut merupakan produk dari pelatihan teknik hibridisasi visual yang mengombinasikan gaya visual kontemporer Gen Z (Y2K, pop-art, scrapbook, Dadaism) dengan elemen identitas lokal Maros dan Sulawesi Selatan yaitu siluet perahu Jolloro', Aksara Lontara, baju adat, rumah adat, lanskap Karst Rammang-Rammang dan Leang-Leang, serta kupu-kupu Bantimurung. Analisis kualitatif terhadap 30 karya serta wawancara semi formal pra dan pasca pelatihan mengungkapkan bahwa, (1) elemen lokal yang paling banyak diintegrasikan adalah Aksara Lontara sebagai elemen tipografi, (2) siluet Jolloro', baju adat, rumah adat, kupu-kupu, dan karst sebagai elemen ikonik; (3) peserta secara spontan menunjukkan kreativitas tinggi dalam menafsirkan ulang elemen lokal ke dalam vokabuler visual kontemporer, memunculkan hibridisasi visual; (4) proses kreatif hibridisasi menghasilkan peningkatan signifikan rasa bangga peserta terhadap identitas budaya Maros. Temuan ini mengusulkan bahwa teknik kolase digital hibrida merupakan strategi efektif untuk mempertemukan warisan budaya dengan selera estetika kontemporer dalam ekosistem kreasi digital anak muda.

Downloads

Published

2026-06-06