Edukasi Penerapan Posisi Semi Fowler Sebagai Upaya Mengurangi Sesak Napas Pada Pasien Dyspnea Di Bangsal Tulip RSUD DR. Soeratno Gemolong

Authors

  • Amalia Arifatul Diktina Universitas 'Aisyiyah Surakarta
  • Afrah Hasna Fadhilah Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Husnul Khotimah Universitas 'Aisyiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.55642/jpmm.v4i02.1346

Keywords:

Dyspnea, Posisi Semi Fowler, Edukasi Kesehatan, Pasien Rawat Inap, Asuhan Keperawatan

Abstract

Dyspnea merupakan kondisi sesak napas yang sering dialami pasien dengan gangguan sistem pernapasan maupun penyakit kardiopulmoner dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan, peningkatan frekuensi napas, penggunaan otot bantu pernapasan, serta gangguan aktivitas dan istirahat. Di RSUD Dr. Soeratno Gemolong masih ditemukan pasien yang mengalami dyspnea dengan keluhan sesak napas, sementara pengetahuan pasien dan keluarga mengenai tindakan nonfarmakologis, khususnya penerapan posisi semi Fowler, masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai manfaat dan cara penerapan posisi semi Fowler sebagai upaya membantu mengurangi sesak napas serta meningkatkan kenyamanan pasien selama menjalani perawatan. Metode yang digunakan meliputi pemberian edukasi kesehatan melalui penyuluhan menggunakan media poster yang memuat pengertian, manfaat, waktu penerapan, dan langkah-langkah posisi semi Fowler, disertai demonstrasi penerapan posisi yang benar. Posisi semi Fowler dengan kemiringan sekitar 45° membantu meningkatkan pengembangan paru-paru melalui pengaruh gaya gravitasi sehingga dapat memperbaiki pola pernapasan dan menurunkan beban kerja pernapasan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman pasien dan keluarga mengenai penerapan posisi semi Fowler, meningkatnya kemampuan dalam menerapkan posisi tersebut secara mandiri, serta meningkatnya kenyamanan pasien melalui berkurangnya keluhan sesak napas selama perawatan. Edukasi kesehatan mengenai posisi semi Fowler diharapkan menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif, sederhana, dan mudah diterapkan untuk mendukung keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien dengan dyspnea.

Downloads

Published

2026-06-30