Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Polio Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Pauh Dikota Padang

Authors

  • Rizky Ananda Putra Universitas Teuku Umar
  • Sufyan Anwar Universitas Teuku Umar
  • Meutia Faradhiba Universitas Teuku Umar
  • Yarmaliza Universitas Teuku Umar
  • Kiswanto Universitas Teuku Umar

DOI:

https://doi.org/10.55642/phasij.v6i01.1343

Keywords:

Pengetahuan Ibu, Sikap Ibu, Imunisasi Polio, Balita, Puskesmas Pauh.

Abstract

Imunisasi polio merupakan upaya preventif yang bertujuan melindungi anak dari infeksi poliomyelitis, suatu penyakit yang dapat memicu kelumpuhan permanen. Pemberian vaksin polio primer dilakukan sebaanyak empat kali, ialah saat bayi berusia 0-4 bulan . Program imunisasi ini menjadi strategi utama dalam pencegahan polio, di mana keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam membawa anak untuk memperoleh imunisasi sesuai jadwal. Data awal di Puskesmas Pauh Kota Padang menunjukkan masih adanya balita yang belum memperoleh imunisasi polio secara lengkap. Berdasarkan kondisi tersebut, riset ini mempunyai tujuan mengkaji ikatan antara tingkat wawasan dan sikap ibu dengan pelaksanaan imunisasi polio pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kota Padang. Riset ini  memakai desain kuantitatif  pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian meliputi semua ibu yang mempunyai balita, dengan jumlah sampel sejumlah 79 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling sesuai perhitungan Rumus Slovin.Pengumpulan data dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner dan pemeriksaan buku KIA. Variabel independen dalam riset ini ialah pengetahuan dan sikap ibu, sementara variabel dependen yaitu status kelengkapan imunisasi polio anak balita. Data dikaji secara bivariat dan univariat memakai uji Chi-Square. Hasil riset  memperlihatkan bahwa mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan rendah (77,2%), menunjukkan sikap negatif terhadap imunisasi (83,5%), serta lebih dari setengah balita belum mendapatkan imunisasi polio secara lengkap (55,7%). 

References

Linda Rofiasari, Pratiwi SY. Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Booster DPT Dan

Campak. Oksitosin J Ilm Kebidanan. 2020;7(1):31–41.

Notoatmodjo S. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka

Cipta.

Prayogo A, Adelia A, Cathrine C, Dewina A, Pratiwi B, Ngatio B, et al. Kelengkapan

Imunisasi Dasar pada Anak Usia 1 – 5 tahun. Sari Pediatr. 2016;11(1):15.

Pratiwi, L. (2022). Hubungan Usia, Pendidikan, dan Pengetahuan dengan Motivasi Ibu untuk Memberikan Imunisasi IPV (Inactivated Polio Vaccine

Pohan, I. dkk. (2023). Faktor-Faktor Berhubungan dengan Imunisasi Dasar Lengkap

pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Padangmatinggi Kota Padangsidimpuan. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia. Agustus, 2023, Vol. 6 No. 8.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materi_rakorpop_20 18/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf – Diakses Agustus 2018

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta

S.Umaroh. Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi

Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Kabupaten Sukahorjo. Universitas Muhammadiyah Surakarta 2014: Skripsi.

World Health Organization. Agen penyebab poliomielitis. 2022.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Rizky Ananda Putra, Sufyan Anwar, Meutia Faradhiba, Yarmaliza, & Kiswanto. (2026). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Polio Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Pauh Dikota Padang. Public Health and Safety International Journal, 6(01), 139–145. https://doi.org/10.55642/phasij.v6i01.1343