Penerapan Model Discovery Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Pelajaran
DOI:
https://doi.org/10.55642/taveij.v6i01.1303Keywords:
Discovery Learning; pemahaman materi pelajaran; kerangka konseptual; konstruktivisme; penelitian konseptualAbstract
Pemahaman materi pelajaran merupakan capaian belajar yang fundamental, namun praktik pembelajaran yang masih bertumpu pada penyampaian satu arah kerap menempatkan peserta didik sebagai penerima informasi pasif sehingga pemahaman yang terbentuk cenderung dangkal dan mudah dilupakan. Discovery Learning ditawarkan sebagai alternatif yang berlandaskan konstruktivisme kognitif, namun literatur yang ada lebih banyak menyajikan temuan empiris parsial pada konteks mata pelajaran tertentu dan belum menyediakan kerangka konseptual terpadu yang menghubungkan komponen masukan, tahapan proses, capaian langsung, dan dampak jangka panjang secara koheren. Penelitian ini bertujuan menyusun kerangka konseptual penerapan Discovery Learning untuk peningkatan pemahaman materi pelajaran. Penelitian merupakan penelitian konseptual (conceptual research) yang menggunakan pendekatan pengembangan model dengan teknik telaah literatur dan sintesis konseptual; penelitian ini tidak melibatkan pengumpulan data empiris dalam bentuk apa pun. Hasil kajian merumuskan kerangka berstruktur Input-Proses-Output-Outcome, dengan Input berupa materi pembelajaran, karakteristik peserta didik, dan media belajar; Proses berupa enam tahap sintaks Discovery Learning; Output berupa pemahaman konsep, kemampuan analisis materi, dan kemandirian belajar; serta Outcome berupa peningkatan pemahaman materi pelajaran. Kerangka ini dilengkapi mekanisme umpan balik reflektif yang menautkan capaian kembali ke komponen masukan. Secara konseptual, model yang diajukan diproyeksikan mendukung pembelajaran yang lebih bermakna dan berpotensi meningkatkan kualitas pemahaman peserta didik, dengan catatan bahwa proposisi-proposisi yang dirumuskan masih memerlukan pengujian empiris pada penelitian lanjutan.
Downloads
References
Aqila, N., & Roslita, R. (2025). Analisis model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(4), 112–124.
Chand, S. P. (2024). Constructivism in education: Exploring the contributions of Piaget, Vygotsky, and Bruner. International Journal of Science and Research (IJSR), 13(2), 274–278.
Gulo, K., & Mendrofa, N. (2024). Pengembangan e-modul dalam bentuk flipbook berbasis discovery learning terhadap kemampuan metakognitif siswa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 1007–1020.
Jaakkola, E. (2020). Designing conceptual articles: Four approaches. AMS Review, 10(1), 18–26.
Nisa, K., & Sahrir, D. (2023). Penerapan model discovery learning untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi sistem ekskresi kelas XI. Science Education and Development Journal Archives, 1(2), 63–72.
Nurbayanti, F., Ruqoyyah, S., & Wardani, S. D. (2024). Penerapan model discovery learning untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep IPA materi perubahan wujud. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 4521–4530.
Nurjali, N., Munip, A., Maimunah, M., & Aprianto, A. (2024). Pengaruh metode pembelajaran discovery learning terhadap pemahaman siswa. Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 9(2), 215–228.
Sirait, M., Alexander, A., & Silaban, B. (2023). Penerapan model pembelajaran inovatif untuk mendukung keterampilan abad ke-21. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 9(1), 45–58.
Surayah, S. (2024). Efektivitas penyampaian materi melalui model pembelajaran aktif. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 8030–8041.
Takaya, K. (2025). Discovery learning Jerome Bruner. Dalam Science education and the cognitive constructivist tradition (hlm. 187–203). Springer.
Watt, S., & Colyer, J. (2022). Towards a conceptual systematic review: Proposing a methodological framework. Educational Review, 75(7), 1458–1479.
Yerimadesi, Y., Warlinda, Y. A., Rosanna, D. L., Sakinah, M., Putri, E. J., Guspatni, G., & Andromeda, A. (2023). Penerapan pembelajaran berbasis penemuan terbimbing terhadap pemahaman konsep peserta didik. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 7(1), 33–44.












