Hubungan Antara Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Keberhasilan Proses Menyusui Pada Ibu Pasca Persalinan 0-2 Hari Di Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu
DOI:
https://doi.org/10.55642/phasij.v6i01.1300Keywords:
Kata Kunci: Dukungan Tenaga Kesehatan, Keberhasilan Proses Menyusui, Ibu Pasca PersalinanAbstract
Latar Belakang: Inisiasi, strategi keterikatan, kenyamanan ibu, frekuensi, dan kontinuitas menyusui selama beberapa hari pertama kehidupan merupakan bagian dari proses menyusui. Dukungan dari tenaga medis sangat penting untuk keberhasilan menyusui, terutama selama dua hari pertama yang kritis setelah melahirkan. Agar ibu berhasil menyusui pada saat ini, mereka membutuhkan bantuan, arahan, dan dukungan emosional. Tujuan penelitian ini adalah: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara ibu pascapersalinan di Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu yang berada pada 0–2 hari pascapersalinan dan efektivitas proses menyusui mereka. Karakteristik ibu menurut usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, status perkawinan, dan paritas juga diteliti dalam penelitian ini. Metodologi Penelitian: Metode kuantitatif cross-sectional digunakan. Populasi penelitian terdiri dari 183 ibu pascapersalinan, dan 126 responden dipilih secara acak menggunakan rumus Slovin (margin kesalahan 5%). Lembar observasi keberhasilan menyusui dan kuesioner dukungan tenaga kesehatan digunakan sebagai alat penelitian. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis data. Temuan Studi: Keberhasilan proses menyusui terbukti berkorelasi signifikan dengan dukungan tenaga kesehatan (p = 0,015). Kemungkinan keberhasilan menyusui lebih tinggi di antara responden yang menerima lebih banyak bantuan. Selain itu, ditemukan bahwa paritas dan usia berpengaruh terhadap keberhasilan menyusui. Kesimpulan studi ini menyoroti perlunya peningkatan kemampuan tenaga kesehatan untuk menawarkan dukungan menyusui yang komprehensif. Untuk meningkatkan angka keberhasilan menyusui, rumah sakit disarankan untuk meningkatkan pendidikan laktasi dan memberikan konseling langsung kepada ibu pascapersalinan.
References
AAmalia. (2023). Meta-Analisis Pengaruh Pendidikan Ibu, Letak Geografis Tempat Tinggal Ibu, Tempat Bersalin Ibu Terhadap Pemberian ASI Eksklusif. Diglib.Uns.Ac.Id.
Aifa, W. E. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya post partumblues pada ibu post partum di puskesmas umban sari pekanbaru. Menara Ilmu, 16(2). https://doi.org/10.31869/mi.v16i2.3439
Annisa Maulidira Nur, Fitriah, A., & Marsha, G. C. (2024). Pengaruh Dukungan Tenaga Kesehatan Terhadap Psychological Well-Being Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja
Puskesmas Kayu Tangi. Jurnal Psikologi, 1(4), 23. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2825
Anwar & Safitri. (2022). Perawatan Masa Nifas Di Rumah Sakit Bhayangkara. Pengabdian Masyarakat (Kesehatan), 4(1),61–69.
Ayu, D. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Motivasi Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar Barat.
Diantini, L. P. (2021). Hubungan Kecemasan Ibu Nifas Dengan Produksi Air Susu Ibu Di Klinik Kebidanan Rumah Sakit Umum Bangli Tahun 2021. http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/
Fauziandari. (2020). Keberhasilan Pemberian ASI pada Dua Bulan Pertama Menyusui Ditinjau dari Dukungan Suami.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).(2020). Air Susu Ibu dan Menyusui. Jakarta : IDAI. Jan Riordan dan Karen Wambach. (2022). Breastfeeding and human lactation.
Kemenkes. (2023). Hasil Utama SKI 2023. Retrieved Juni 2025, from Kemenkes BKPK: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/daftar-frequently-asked-question-seputar-hasil-utama-ski-2023/hasil-utama-ski-2023/
Kemenkes. (2024, Februari02). Mendukung Wanita Bekerja Mempraktikkan ASI Eksklusif. Retrieved 2025 Juni, from detiknews: https://news.detik.com/kolom/d-7170386/mendukung-wanita-bekerja-mempraktikkan-asi-eksklusif
Khotimah, K., Satillah, S. A., Fitriani, V., Miranti, Maulida, Hasmalena, Zulaiha, D. (2024). Analisis Manfaat Pemberian Asi Eksklusif Bagi Ibu Menyusui dan Perkembangan Anak. PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 254-266.
Komariah, E., Novia, R., & Hersoni, S. (2022). Baby Blues Syndrome pada Ibu Postpartum dan Dampaknya Terhadap Anak. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada, 21(1), 55–62. https://doi.org/10.36465/jkbth.v21i1.1742
Maydianasari, L., Widaryanti, R., Utami, J. N. W., & Marinda, I. (2023). Edukasi dan pendampingan untuk meningkatkan produksi asi dengan kombinasi woolwich danback rolling massage. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1),39-48. https://doi.org/10.33086/snpm.v3i1.1230
Mirawati, M., Masdiputri, R. S. N., Puteri, M. D., Hikmah, T., & Fatmawati, F.(2022). Edukasi asi eksklusif untuk persiapan menyusui menjelang persalinan. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2 (1),7-12. https://doi.org/10.53770/amjpm.v2i1.109
Mulyanietal., (2020). Pendidikan Kesehatan Tentang Cara Penyimpanan ASI Pada Ibu Bekerja SMPN 17 Kota Jambi.
Munirah. (2021). Pemberian Air Susu Ibu sebagai Basis Gizi Balita pada Anak Usia Dini (Perspektif Pendidikan Islam). Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
Mustary, M., Samiun, Z., Aslinda, & Hasnidar. (2023). Dukungan tenaga kesehatan dalam pemberian ASI eksklusif di Dusun Bonti Bonti, Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung, KabupatenMaros.Sarana Ilmu Indonesia (Salnesia), 1(1), 1–8.
Permatasari,Ritanti.(2021). Determinan Praktik Pemberian ASI Eksklusif.
Pramita, N. S. (2020). Gambaran Karakteristik Dan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Bekerja Di Posyandu Kunci VI, VIII B, DAN XIII Kelurahan Pandeyan Umbulharjo Kota Yogyakarta Tahun 2020.
Sari, & Purnama, A. 2020. Hubungan Inisiasi Menyusu Dini Dan Frekuensi Menyusu Dengan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Bayi 0-6 Bulan Di Puskesmas Rantepao Kabupaten Toraja Utara Tahun 2019.
Siregar, A., R.,& Manullang, R. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Susu Formula Pada Bayi 0-6 Bulan. Jurnal Bidan Mandira Cendikia, 2(4), 11–16.
Sri, N. (2023). HubunganAntaraTingkat Pengetahuan DanSikapIbuTentang ASI Eksklusif Dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah UPTD Puskesmas Kawunganten Kabupaten Cilacap Tahun 2023.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Vijayanti,N.,Isro’in,L.,& Munawaroh,S.(2022).Faktor-Faktoryang
Mempengaruhi Menyusui Tidak Efektif pada Ibu Post Partum di RSUDK.R.M.T. Wongsonegoro. Health Science Journal of Indonesia, 13(2), 142–148. https://doi.org/10.22435/hsji.v13i2.6197
Wahyuni, N. W. E., Rahyani, N. K. Y., & Senjaya, A. A. (2023). Karakteristik ibu post partum dengan baby blues syndrome. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journalof Midwifery), 11(1), 114-120.https://doi.org/10.33992/jik.v11i1.2440
Widyastutik, T., Qomariyah, M., & Maharani, K. (2021). Pengaruh Dukungan Suami Terkait Pijat Endorphin Terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas. Jurnal Ilmu Kebidanan, 7(2), 14-18













