Pemberdayaan Kader melalui Pendidikan AKSI DIDASH dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Lansia tentang Pencegahan Hipertensi

Penulis

  • Laila Indrasari Poltekkes Kemenkes Malang
  • Sri Winarni Poltekkes Kemenkes Malang
  • Dimas Yoga Dwi Saputra Poltekkes Kemenkes Malang
  • Farida Halis Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.55642/phasij.v6i01.1358

Kata Kunci:

Pemberdayaan Kader; AKSI DIDASH; Diet DASH; Pengetahuan; Sikap; Hipertensi; Lansia

Abstrak

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius. Studi pendahuluan menunjukkan 76% lansia di RW 03 Desa Tamanharjo berisiko hipertensi, sehingga diperlukan upaya promotif-preventif melalui edukasi dan pemberdayaan kader. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberdayaan kader melalui pendidikan AKSI DIDASH (Ayo Kendalikan Sakit Hipertensi dengan Diet DASH) terhadap pengetahuan dan sikap lansia tentang pencegahan hipertensi. Metode: Penelitian menggunakan desain One Group Pretest-Posttest dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 38 lansia dengan teknik total sampling, dan 8 kader yang diberdayakan untuk memberikan edukasi menggunakan metode diskusi dan media flyer. Penilaian dilakukan melalui kuesioner pengetahuan dan skala Likert sebelum dan sesudah intervensi. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal sehingga dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan lansia (nilai rata-rata pretest 62,45 menjadi 83,84 posttest) dan sikap lansia (nilai rata-rata pretest 36,58 menjadi 45,92 posttest) dengan nilai p=0,001. Kesimpulan: Pemberdayaan kader melalui pendidikan AKSI DIDASH efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap lansia mengenai pencegahan hipertensi. Program ini direkomendasikan sebagai model edukasi berkelanjutan di posyandu lansia.

Referensi

Darmawan, E. S., Junadi, P., Bachtiar, A., & Najib, M. (2012). Mengukur Tingkat Pemberdayaan Masyarakat dalam Sektor Kesehatan. Kesmas, 7(2), 91–96.

Fadillah, N. A., Muhardan, A., Sonda, S. W., Hasanah, M. B., & Khadijah, K. (2024). Aksi berani (ayo kita siaga bersama RT. 02 atasi hipertensi) sebagai program pemberdayaan kepada masyarakat Desa Aranio dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(2), 1362–1371.

Huseng, A. M., & Auliyauddin, S. (2025). Taxonomi Pendidikan Dimensi Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(9).

Kolinug, C. M., Kundre, R. M., & Larira, D. M. (2024). Efektivitas Penerapan Diet DASH Pada Penderita Hipertensi: Literature Review. Mapalus Nursing Science Journal, 2(1), 95–105.

Kumala, C. M., SUSANTI, S., Mildawati, R., Keb, S. T., Farm, M., Ginting, M. N. K., Meliana, S., Widodo, S. T. M., Yayah, S., & Keb, E. N. F. S. T. (2026). PROMOSI KESEHATAN DAN ILMU PERILAKU. AKIOPEDIA PRESS.

Lukitaningtyas, D., & Cahyono, E. A. (2023). Hipertensi; Artikel Review. Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 2(2), 100–117.

Maulia, M., Hengky, H. K., & Muin, H. (2021). Analisis kejadian penyakit hipertensi di Kabupaten Pinrang. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 4(3), 324–331.

Nafiati, D. A. (2021). Revisi taksonomi Bloom: Kognitif, afektif, dan psikomotorik. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(2), 151–172.

Wahdian, A., & Hardiansyah, F. (2023). Meningkatkan Literasi Masyarakat Melalui Pemberdayaan dan Pembentukan Perpustakaan Desa di Balai Desa Batu Putih Sumenep. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 305–312.

World Health Organization. (2023). Global report on hypertension: The race against a silent killer. World Health Organization.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Laila Indrasari, Sri Winarni, Dimas Yoga Dwi Saputra, & Farida Halis. (2026). Pemberdayaan Kader melalui Pendidikan AKSI DIDASH dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Lansia tentang Pencegahan Hipertensi. Public Health and Safety International Journal, 6(01), 161–166. https://doi.org/10.55642/phasij.v6i01.1358